Iklan

Iklan

Rapid Test Seniman Pati Yang Diklaim Reaktif, Hasilnya Non Reaktif

11/07/20, 19:25 WIB Last Updated 2020-07-11T12:25:40Z
Gunarto,  seniman Pati menunjukkan hasil rapid test-nya yang hasilnya non reaktif. 
Pati 
- Gunarto alias uthek, salah satu seniman perwakilan asal Kecamatan Juana Kabupaten Pati yang diklaim dinyatakan reaktif covid-19, saat melakukan audensi pasca aksi unjuk rasa seniman Pati Kamis (9/7/2020), harus melakukan rapid test mandiri di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. 

Hasilnya, Gunarto dinyatakan sehat dan non reaktif, tanpa mengalami reaktif covid-19, seperti yang diberitakan di sejumlah media dan media sosial yang mengklaim bahwa dirinya reaktif covid-19, dan sudah dikarantina di hotel Kencana Pati. 

"Alhamdulillah, Tuhan Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Saya sehat, dan hasil rapid test di rumah sakit Mardi Rahayu Kudus saya dinyatakan non reaktif," ungkap Gunarto, kepada sejumlah wartawan usai menjalani pemeriksaan rapid test, di Posko Seniman Pantura Desa Panjunan Kabupaten Pati Jumat (10/7/2020).

Pernyataan yang menyudutkan bahwa dirinya reaktif itu membuat Gunarto dan keluarganya mengalami beban sosial di lingkungan rumah dan teman-teman seprofesinya. Apalagi banyak orang-orang yang mencoba menghubungi untuk memastikan bahwa ia sudah diisolasi di Hotel Kencana. Hanya saja hal itu tidak direspon, lantaran dari hasil rapid test mandiri yang dilakukan adalah non reaktif. 

"Sesuai rencana saya disuruh ke Hotel Kencana, untuk dilakukan karantina, karena saya dinyatakan reaktif, padahal apabila saya dinyatakan reaktif, saat itu juga pasca rapid test di kantor bupati seharusnya saya langsung diisolasi, tidak disuruh harus menunggu sampai Senin (13/7/2028)," tegasnya sembari menepis isu yang beredar bahwa dirinya dinyatakan reaktif.

Sebelumnya, Gunarto mengaku bahwa bersama rekan-rekannya seprofesi usai melakukan audensi dan aksi unjuk rasa yang tidak membuahkan hasil, masih duduk-duduk (njagong), di seputaran alun-alun Pati, setelah itu langsung ke tambak ikan, tidak seperti yang diberitakan bahwa dirinya dibawa oleh tim medis dan dinyatakan reaktif.

"Dari sisi sosial saya sangat dirugikan, sebab dari lingkungan, tetangga, teman-teman, rekan-rekan seakan-akan merasa menyudutkan, dan kemungkinan besar banyak orang yang menghindar dari saya, tapi alhamdulillah saya non reaktif, dan itu bisa saya buktikan dari hasil rapid test mandiri di rumah sakit rahayu, kudus," terangnya. 

Sementara Deni Asmara, salah satu koordinator dan juga seniman Pati mengaku bahwa berita yang menyatakan adanya 2 orang yang reaktif pasca demo itu adalah berita Hoax, bahkan ada yang disebutkan sudah dikarantina juga tidak benar, karena selain Gunarto untuk salah satu seniman dari perwakilan Tayu yang dinyatakan reaktif justru tidak ikut masuk dan mengikuti audensi, tapi berada diluar dan mengambil dokumentasi saat aksi di halaman kantor Bupati.

"Dari 20 orang perwakilan audensi yang dinyatakan ada 2 yang dikarantina itu tidak benar, dan itu bisa di cek sendiri," tegas Deni. 

Apabila ada yang dinyatakan reaktif, seharusnya langsung dikarantina, tidak langsung dibiarkan begitu saja, apalagi sejauh ini untuk hasil rapid test yang dilakukan oleh tenaga medis dari Pemda Pati tidak ada.

"Kalau memang sesuai protokol kesehatan seharusnya orang yang dinyatakan reaktif itu langsung diamankan, bukan dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya untuk melakukan karantina," sindirnya.

Ditempat yang sama, Dian Pitaloka, anak dari Gunarto yang juga sebagai seniman mengaku sangat kecewa dengan pernyataan-pernyataan yang hanya sepihak dan terkesan menyudutkan keluarganya. Sebab, adanya informasi yang menganggap ayahnya reaktif membuat lingkungan rumah ramai menggunjingkan, bahkan beberapa kali dari aparat keamanan dan tim medis mengelilingi rumahnya untuk mencari tahu keberadaan ayahnya yang sejak pagi (kemarin, red) tidak berada di rumah.

"Sejak pagi lingkungan rumah saya ramai, saya kaget kenapa dengan orang tua saya, padahal bapak tidak ada dirumah sejak pagi, jadi semua keluarga bingung, karena membuat semua tidak nyaman, tapi alhamdulillah dengan hasil rapid test mandiri, semua sudah terjawab, bahwa ayah saya non reaktif," jelasnya. (WIS) 
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Rapid Test Seniman Pati Yang Diklaim Reaktif, Hasilnya Non Reaktif

Terkini

Topik Populer

Iklan