Iklan

Iklan

Dinas Kesehatan Klaten Siapkan Berbagai Langkah untuk Atasi Tawon "Vespa" yang Tewaskan Dua Warga

15/11/19, 14:27 WIB Last Updated 2020-07-08T13:12:35Z
Klaten - Kembali Kabupaten Klaten diserang predator yang cukup ganas. Beberapa hari ini, warga di sana dibuat resah lantaran ada tawon "vespa affinis" menyerang warga dan malah sudah menewaskan dua orang di sana.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten telah menyiapkan sebanyak 34 puskesmas, fasilitas kesehatan, dan dokter praktik di Kabupaten Klaten disiagakan untuk penanganan sengatan tawon Vespa affinis. Puskesmas dan fasilitas kesehatan diingatkan untuk mematuhi prosedur penatalaksanaan sengatan tawon.

"Kepada masyarakat sudah kami sampaikan imbauan. Untuk internal, 34 puskesmas dan fasilitas kesehatan kami ingatkan untuk mematuhi prosedur penatalaksanaan sengat tawon," kata Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo saat ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019).

Lembih lanjut Cahyono Widodo mengungkapkan, upaya penanganan sengatan tawon sudah dilakukan sejak 2018. Berbagai sosialisasi dan pelatihan digelar. Malahan, pada tahun lalu pelatihan yang diikuti 34 puskesmas dan fasilitas kesehatan, termasuk dokter praktik, menghadirkan ahli racun dari World Health Organization (WHO). Sudah dijelaskan secara lengkap prosedur penatalaksanaan sengatan tawon.

"Pada intinya semua fasilitas pelayanan kesehatan sudah siap. Namun tidak ada RS (rumah sakit) rujukan karena kasus ini tidak khas dan menyerang organ dalam seperti racun umumnya," jelas Cahyono.

Semua fasilitas layanan diingatkan dua hal. Jika serangan racun hanya lokal, tidak perlu dirawat intensif. Apabila sudah sistemik, mengganggu sistem organ tubuh lain, harus ditangani secara intensif.

Diberitakan, dua warga yang meninggal disengat tawon Vespa di Klaten adalah Lanjar (62), warga Dusun Tegalyoso, Desa Sembung, Kecamatan Wedi, dan Warsomo (87), warga Dusun Tegal Duwur, Desa Wadung Getas, Kecamatan Wonosari. Keduanya telah dimakamkan pada Rabu (13/11/2019).

Kepala Desa Wadung Getas, Gatot Sriyanto, mengatakan ada dua kasus temuan sarang tawon Vespa. Namun kasus sengatan baru sekali ini dan menewaskan warganya. (SR/Dtk)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dinas Kesehatan Klaten Siapkan Berbagai Langkah untuk Atasi Tawon "Vespa" yang Tewaskan Dua Warga

Terkini

Topik Populer

Iklan